Minut Jadi “Surga Investasi” Baru dengan Rencana Pembangunan Club Med

oleh -192 Dilihat
banner 468x60

detiksekilas.com, Minut–Kabupaten Minut kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu destinasi investasi dan pariwisata terbaik di Indonesia.

Melalui visi besar Bupati Joune Ganda, daerah ini kini mulai menampakkan wujudnya sebagai “surga investasi” yang menjanjikan, khususnya dalam sektor pariwisata internasional.

banner 336x280

Salah satu pencapaian terbesar yang sedang diupayakan adalah kehadiran resort bertaraf internasional dari jaringan Club Med.

Perusahaan asal Prancis ini, yang terkenal dengan konsep resor mewah dan eksklusif, melirik Minut sebagai lokasi pembangunan resort mereka di Asia Tenggara.

Rencana besar ini akan dimulai pada tahun 2026 dengan tahapan konstruksi pertama di kawasan seluas kurang lebih 50 hektar di Kecamatan Kema, tepatnya di Desa Waleo dan Makalisung.

Perjalanan menuju realisasi proyek ini tidak berlangsung tiba-tiba. Pada tahun 2023, Bupati Joune Ganda telah melakukan pertemuan penting dengan CEO Henri Giscard Wasting dari Club Med untuk memantapkan rencana investasi besar tersebut.

Keberlanjutan komunikasi ini kemudian membuahkan hasil positif melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan di Jakarta pada akhir Agustus lalu bersama Presiden Direktur Paradise Indonesia, Anthony Susilo Prabowo, serta CEO East, South Asia, and Pacific (ESAP) Markets Club Med, Rachael Harding.

Kepastian bahwa pembangunan akan segera dimulai semakin dikuatkan oleh pernyataan langsung dari Bupati Joune Ganda. Ia menyebutkan bahwa jika tidak ada hambatan berarti, proses konstruksi akan berlangsung dalam waktu dekat dan diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar dan daerah secara keseluruhan.

Investasi triliunan rupiah ini diperkirakan akan membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, keberadaan resort internasional seperti Club Med akan memperkuat posisi Minut sebagai destinasi wisata premium nasional maupun internasional.

Kawasan Waleo dan Makalisung sendiri saat ini masuk dalam kawasan pariwisata sesuai RTRW Kabupaten Minut, sehingga mendukung rencana pengembangan secara terpadu dan berkelanjutan.

Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa kemudahan perizinan menjadi kunci utama dalam percepatan proyek ini.

“Kita telah menerapkan sistem pelayanan perizinan yang profesional agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi yang berbelit-belit,” tutur Joune Ganda

Ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi wisata sekaligus memastikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal.(boyz/ds)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.