JG: Kontingen yang berpartisipasi harus jadi agen perubahan bagi petani, nelayan & masyarakat

oleh -681 Dilihat

detiksekilas.com, Minut–Pemerintah Kabupaten Minut resmi melepas kontingen Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII yang akan berangkat ke Gorontalo.

Kegiatan ini berlangsung mulai 19 hingga 25 Juni 2026, dan tentu saja, acara pelepasan ini tidak kalah seru dari acara utama itu sendiri. Dengan semangat, tawa, dan harapan besar mengiringi perjalanan para petani dan nelayan tercinta.

Jadi, siapa sih yang berpartisipasi?. Ada sekitar 56 kontingen dari Minut yang akan memamerkan produk unggulan mereka. Dari jumlah tersebut, 33 di antaranya adalah peserta KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan), sementara sisanya adalah perwakilan dari perangkat daerah terkait.

Singkatnya, ini adalah momen besar untuk menunjukkan kekayaan hasil bumi Minut yang terkenal dengan keanekaragaman sumber daya alamnya.

Kadis Pertanian Bertha Katuuk yang juga menjabat sebagai ketua tim menyatakan bangga sekaligus optimis. “Kami kirimkan kontingen ini untuk mengikuti pameran dan menampilkan produk-produk terbaik Minut,” kata Katuik penuh semangat.

Bayangkan saja, dari sekian banyak provinsi di Indonesia, Minut ingin menunjukkan bahwa mereka bukan hanya terkenal dengan pantainya yang memesona tapi juga hasil pertanian dan perikanannya yang tak kalah hebat.

Bupati Joune Ganda yang diwakili Asisten II Robby Parengkuan menambahkan bahwa kehadiran kontingen ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Ini adalah peluang emas untuk memperkuat kapasitas SDM di bidang pertanian dan perikanan serta memperluas jaringan kerjasama,” ujar Parengkuan dengan penuh keyakinan.

Ia pun menegaskan bahwa partisipasi dalam Penas XVII ini sangat strategis guna meningkatkan daya saing sektor pertanian dan perikanan di Minut.

Lebih jauh lagi, beliau memberikan pesan penting kepada seluruh peserta agar selama mengikuti kegiatan, mereka menjaga nama baik daerah dengan bersikap santun, bekerjasama secara apik, dan menunjukkan semangat kebersamaan khas Nyiur Melambai

“Jadilah agen perubahan yang mampu mentransfer ilmu pengetahuan kepada petani dan nelayan serta masyarakat,” pesan Parengkuan.

Tak lupa pula, ada harapan besar dari pemerintah agar pengalaman yang didapat bisa langsung diaplikasikan ke daerah. Jadi, bukan sekadar ikut-ikutan lalu pulang tanpa bekal apa-apa. Mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas tani dan nelayan lainnya agar semakin maju dan inovatif.

Sebelum berangkat, seluruh anggota kontingen mendapatkan apresiasi dari Bupati Joune Ganda, Wakil Kevin Lotulung, Sekda Novli Wowiling dengan menyampaikan penghargaan tertinggi kepada para peserta yang telah siap membanggakan Minut di panggung nasional.

Acara pelepasan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jack Paruntu serta anggota DPRD Minut Roy Pitoy menunjukkan bahwa dukungan dari berbagai pihak begitu kuat terhadap keberhasilan kontingen ini.(boyz/ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.